Sujud Syukur Seminar Tim Kami Berjalan Lancar Meskipun Tanpa Dukungan Sponsor


Selasa 26 Juni 2012 kemarin merupakan momen bersejarah buat kami. Seminar lingkungan hidup yang kami selenggarakan dapat berjalan dengan lancar, meskipun tanpa dukungan dari sponsor, kecuali dari pihak Kedutaan Besar Jepang yang memang pencetus proyek Jakarta Safe and Clean ini.

Nara sumber dari BPLHD DKI Bpk Rusman E Sagala dan Dari Direktorat PPLP Dirjen Cipta Karya Bpk Rudy Arifin


Jumlah peserta mencapai 72 orang dari berbagai penjuru Jabodetabek dan Karawang

Hadir sebagai pembicara utama, Bapak Ir. Rudy Arifin, MSc dari Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Pemukiman Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Bapak Ir. Rusman E. Sagala, MT, selaku Kepala Bidang Pelestarian dan Tata Lingkungan Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah DKI Jakarta. Hari Senin waktu saya ke kantor BPLHD sampai sore hari saya belum dapat kepastian nama nara sumber yang akan berbicara di Seminar kami. Tahu-tahu pagi jam 9 WIB Pak Rusman datang ditemani 1 orang anak buahnya. Yang lebih gawat, dari Dirjen Cipta Karya melalui SMS orang yang mendapat disposisi sudah kirim SMS ke saya, bahwa mereka belum dapat membantu untuk menjadi nara sumber kali ini, mengingat mereka sedang sibuk semua acara Jambore Sanitasi Nasional. Tiba-tiba tanpa ada berita sebelumnya, Pak Rudy Arifin datang dalam kondisi siap untuk berbicara sebagai nara sumber.

Yang membuat hati ini senang adalah banyaknya peserta yang hadir, mencapai 72 orang, dari Tangerang, Depok, Bogor, Bekasi, Karawang dan tentunya Jakarta sendiri. Kebanyakan dari mereka kami baru kenal lewat internet ataupun baru sekali bertemu di Pekan Lingkungan 2012 yang baru-baru ini diadakan di JHCC Senayan. Selebihnya adalah warga masyarakat dari beberapa lokasi binaan kami di Pamulang, Depok, Jakarta Timur, Bekasi dan Karawang.


Yang paling menarik dari adalah pada saat Ibu Retno Hapsari dari XS Project memberikan penjelasan tentang Peluang Ekonomi di Balik Sampah. Para peserta diberikan kesempatan untuk melihat produk-produk hasil kreatifitas anggota XS Project, ada tas belanja, dompet wanita, tas laptop dan lain-lain. Wah, seru banget.

Oya, tamu undangan yang hadir ada Mr. Kenjiniwa dari Kedutaan Besar Jepang. Supaya dia bisa mengerti apa yang sedang dibicarakan, maka kami mempersiapkan seorang MC yang fasih berbahasa Jepang. Jadi setiap menyebutkan mata acara baru, maka langsung diterjemahkan ke bahasa Jepang. Berkat Ibu Mumpuni yang mumpuni bahasa Jepangnya, seminar kami jadinya seperti seminar internasional. Luar biasa.

Yang patut disayangkan adalah tidak adanya wakil dari perusahaan-perusahaan besar penghasil produk-produk berkemasan plastik yang hadir pada kesempatan tersebut. Apakah mereka takut? Atau benar-benar tidak peduli terhadap masalah lingkungan? Apakah program CSR yang begitu heboh dipamerkan pada saat Pekan Lingkungan 2012 yang lalu hanyalah sebuah slogan?


Yang jelas kami semua yang hadir bersepakat, bahwa untuk melakukan kegiatan di bidang lingkungan, khususnya pengelolaan sampah domestik, kami tidak membutuhkan penghargaan seperti Kalpataru atau Adipura. Yang kami butuhkan adalah sinergi antara pemerintah daerah, LSM lingkungan, komunitas masyarakat peduli lingkungan, perusahaan swasta dan pelajar/mahasiswa. Jika kita sudah bersatu, sampah bukan lagi persoalan, namun berkah bagi kehidupan kita semua. Lingkungan bersih, keluarga sejahtera, negara makmur. Amin ya robbal’alamiiin.

Iklan
By bersihdiriblogger

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s