Tahun Baru, Semangat Baru, Budaya Baru


Gemerlapnya cahaya kembang api dan lampu diskotik, serta riuh rendahnya lengkingan terompet, petasan dan klakson mobil terlewatkan sudah. Kini saatnya kita menghadapi suasana kerja atau belajar dengan semangat yang baru. Ingatkah anda beberapa tahun lalu ada film 2012 yang mengisahkan akan terjadinya kiamat di tahun ini? Wah, gawat ya kalau benar-benar terjadi. Namun anda tidak perlu khawatir, karena terjadi atau tidak ‘kan bukan kita yang menentukan. Sebenarnya mungkinkah itu terjadi di saat ini? Secara logika mungkin, mengapa? Ya karena ulah kita sendiri yang masih sering membuang sampah sembarangan, memakai air boros, memakai listrik boros, memakai BBM boros, makan juga seenaknya, ditambah hobi belanja yang tidak mengenal waktu. Lho apa hubungannya? Jelas ada, kebiasaan kita jajan atau belanja itu sama saja menambah tumpukan sampah bungkus plastik di tempat sampah kita atau di tempat pembuangan sampah sementara di perumahan. Apalagi yang membuangnya di sembarang tempat, itu termasuk polusi atau pencemaran, baik di daratan atau di saluran air.

Sebuah film bukan hanya menjadi tontonan hiburan tanpa makna. Dia harus menjadi salah satu sumber inspirasi bagi tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Isu lingkungan bukan hanya tema yang digotong dari satu seminar ke seminar berikutnya, namun juga harus ada langkah-langkah kongkrit yang akan berpengaruh secara nyata, meski dampaknya tidak secara langsung, namun pasti. Bukan hanya sesaat yang hari ini ada, besok tiada.

Apa yang harus kita lakukan? Sangatlah mudah. Untuk memulainya awali dari diri sendiri di mana pun kita berada, di rumah, di perkantoran, di pabrik, di toko, di sekolah, di kampus, di mall, di pasar, di perjalanan, di tempat wisata, tempat hiburan, kita harus selalu menjaga kebiasaan kita membuang sampah. Buatlah mindset atau cara berpikir dalam pikiran kita untuk membuang sampah sesuai tempatnya. Jika sampah itu sampah basah, carilah tempat sampah khusus untuk sampah basah (organik). Contoh sampah basah adalah sisa makanan. seperti kulit buah, biji buah, daun-daunan atau potongan sayuran, sisa tulang, duri ikan, pokoknya yang berasal dari nabati atau hewani. Jika sampahnya sampah kering (non organik), maka carilah tempat sampah khusus untuk sampah kering. Contoh sampah kering adalah kantong plastik, kertas bekas, kayu, besi bekas, kaleng bekas, botol bekas, kemasan-kemasan bekas makanan atau minuman, styrofoam bekas dan lainnya. Jika anda kesulitan mencari tempat sampah yang sesuai, tanyakan pada petugas kebersihan setempat. Jika memang belum ada, mereka harus menyediakannya. Nah, ini harus menjadi masukan bagi setiap pengelola tempat umum untuk pengadaan tempat sampah yang berbeda ini. Kenapa ini harus dilakukan? Pemisahan sampah sejak dini akan menghemat biaya besar untuk penanganan sampah di TPS dan di TPA. Sampah kering atau non organik akan menjadi lahan bagi para pemulung atau pengusaha daur ulang yang sampahnya sudah tidak bercampur dengan sampah basah. Bagaimana dengan sampah basah? Ini akan menjadi bahan untuk pembuatan kompos organik. Berapa pun jumlah sampah basah yang dihasilkan pasar maupun perumahan, itu semua bisa diolah menjadi kompos dengan kualitas unggul dan murah. Mengapa murah, karena bahan bakunya adalah hasil buangan tidak perlu membeli dan teknologi yang digunakan juga sederhana, tidak sulit dan bisa dipelajari serta dilakukan oleh siapa pun.

Jadi, jika kita ingin mencegah terjadinya kiamat (musibah) di tahun ini, ya mulailah dengan kebiasaan baru tadi. Sampaikan juga kepada siapa pun yang ada di sekitar kita untuk bersama-sama melakukannya di mana pun kita berada. Tahun yang baru dengan semangat baru, sekarang harus dibarengi kebiasaan (habit) baru. Suatu saat kebiasaan ini akan menjadi budaya baru. Percayalah!

Tips untuk mencegah terjadinya kiamat (musibah) :

1. STOP MEMBUANG SAMPAH ATAU LIMBAH SEMBARANGAN!

2. BUANGLAH SAMPAH ATAU LIMBAH SESUAI TEMPATNYA!

3. HEMAT AIR, HEMAT LISTRIK, HEMAT BBM, HEMAT UANG!

4. MANFAATKAN ENERGI ALTERNATIF TERBARUKAN!

5. MANFAATKAN PROGRAM CSR UNTUK KEPENTINGAN LINGKUNGAN!

6. SALING MENGINGATKAN UNTUK MENJAGA KEBERSIHAN!

7. RAJIN BERIBADAH DAN SELALU TAWAKAL KEPADA SANG PENCIPTA!

Iklan
By bersihdiriblogger

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s